[] Bilik Menulisku: PointOfViews
Tampilkan postingan dengan label PointOfViews. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PointOfViews. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Mei 2017

Indonesia, Ibu Pertiwi kita yang sedang bersusah hati....

*courtesy: kang Ali Muakhir at Blogger Bdg

Ada apa sih, pada hari Sabtu, 20 Mei 2017, jam 9 pagi di Ruang Voltaire-Novotel Bandung itu?

Ada undangan menarik dari grup Facebook-nya Blogger Bandung, dari Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia -MPR RI. Keren ya? Undangannya tidak seformal lembaganya loh, sekadar 'Ngobrol santai bareng MPR RI tentang empat pilar kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika'. Kenyataannya memang demikian, kok. Kami para Blogger daerah barat Jawa berbincang seru dan hangat dengan para wakil negara. Ada Sekjen bapak Ma'ruf Cahyono, Kepala Biro Humas ibu Titi Khadijah, Kepala Pemberitaan mbak Raras Palupi, Humas bapak Purwadi, dan Kepala Data Informasi yang bertindak sebagai MC, yaitu mas Andri.

Senin, 26 September 2016

Pornografi? Merugikan, bahkan Meracuni!



“Pornography – Harmles or Toxic?”.


Begitu tulisan yang terbaca oleh setiap mata, yang minggu pagi itu berada di sepanjang Buah Batu, Bandung. Tak terkecuali saya, ditengah-tengah ‘kerusuhan’ khas Ibu RT yang mengawasi anak-anaknya berlarian kesana-kemari menghampiri tukang balon dan jajanan lainnya.

Tulisan itu berwarna hijau, dan terpampang jelas sebagai headline di sebuah rak ramping setinggi 80cm. Beberapa edisi bulletin nampak terselip di teralis-teralis besinya, dengan judul yang berbeda-beda. Tapi, of course, bulletin berwarna hijau dengan judul ‘vulgar’ itulah yang paling cepat tertangkap mata.

Seperti biasa, tiap weekend, keluarga kecil saya dikunjungi oleh nenek-kakeknya anak-anak dari Jakarta. Kebetulan, saya -yang lahir dan besar di Ibukota Negara- dapet suami yang orang Sunda. So, here we are, living in Flower City yang sejuk dan jauh dari hingar bingar Kota Metropolitan -Jakarta.

Senin, 19 September 2016

Pipis di kolam renang, boleh gitu?

Pagi ini saya dirempug, alias dikeroyok sama ibu-ibu sebuah sekolahan. Di kolam renang! Huaaa! Saya sendirian, dan pihak sebrang banyakan. Sungguh pertarungan yang tidak berimbang. Tau sendiri kan, emak-emak kalo udah ngomel berjamaah gimana? Ampuuun!

Cukup nyaman ya, untuk sekumpulan 
anak TK yang mau latihan renang :)

Minggu, 26 Juni 2016

Yuk, lebih bijak dalam memberikan julukan pada anak-anak!


Sad Boy 
“Each day of our lives, we make deposits
 in the memory banks of our children.” 
~ Charles R. Swindoll

Sebagai ibu dari dua anak, saya sering menghabiskan waktu siang saya di kantin sekolah. Tempat itu memang menjadi favorit para ibu, karena beberapa pekerjaan dapat dilakukan sekaligus di sana; mengobrol, menikmati camilan, dan tentu saja, menunggui anak-anak selesai sekolah. Bayangkan, 'ngobrol, 'nyamil, 'nungguin anak. What a perfect job, hihi!

Kamis, 22 Mei 2014

Yoga. Tubuh saya bukanlah beban, ia seringan udara ~ Bagian 2

Setelah melakukan beberapa standing pose atau pose-pose berdiri Yoga pada 'Tubuh saya bukanlah beban, ia seringan udara..', yuk, kita lihat asanas dengan posisi duduk dan berbaring :)


1. Svanasana (Table Pose, Pose Meja), 
    dan Bitilasana-Marjaryasana (Cow Pose, Pose Sapi - Cat Pose, Pose Kucing) 




Selasa, 20 Mei 2014

Yoga. My body is no burden, it is light as air ~ Bagian-1

Judul yang nampak ideal sekali, ya? Tubuh saya bukanlah beban, ia seringan udara... Naaaah, pertanyaannya jelas : iya gitu?!? Dengan tulang yang besar-besar, dibalut daging yang (lumayan) tebal, lalu terisi oleh sekitar 70% cairan, serta dipenuhi berbagai jeroan itu seringan udara? Ah masa............ *nyureng sambil manyun

Kamis, 15 Mei 2014

When Balance, Power, and Grace meet ~ Yoga



Baru dua bulan ini saya menggeluti kembali seni olah tubuh dan nafas Yoga. Duluuu sekali, saya pernah sekian kali mengikuti kelas Yoga, yang beberapa diantaranya dilakukan di pinggir kolam renang. Menenangkan (dan gaya!) sekali, air selalu berhasil bikin rileks :) Tapi sayang, karena satu dan lain hal (baca : rada males..), saya berhenti latihan.

Selasa, 17 Desember 2013

Virtue Cards ~ Kartu Kebajikan

“I realize, I am ever-lucky in life” ~ Saya menyadari, bahwa saya selamanya beruntung dalam hidup

Saya punya sekotak kartu kebajikan. Beli di sebuah pameran pada sebuah Mall di Jakarta Barat. Berwarna gradasi oranye dan kuning, bergambar bintang-bintang dan pantulan cahaya matahari. Menenangkan sekali. Apalagi, setiap kartu berisi satu kalimat kebajikan.


                                               

Selasa, 12 November 2013

Ber-Free Talk Sejenak Hening a la Adjie Silarus

 Sejenak Hening, by Adjie Silarus

Siapa yang sering terserang amnesia dadakan? Saya! Saya sering berjalan terburu-buru ke dapur untuk mengambil sesuatu, tapi kemudian lupa barangnya apa. Saya juga sering pergi ke swalayan, dan berdiri mematung di depan jajaran sabun anak, berpikir keras tentang  merek yang di-request oleh si kakak. Saya pernah ke warung dengan sandal jepit yang berbeda warna, satu hijau dan satu merah. Saya bahkan pernah menaruh sepatu di atap mobil, dan baru ‘ngeh lama kemudian, di jalan raya, saat seorang ibu yang baik hati memberi kode sambil menunjuk-nunjuk ke atas. Oalah, pantas saja satpam kompleks memberi salam lambaian tangan sambil melongo… 

Jumat, 08 November 2013

Cara Saya Mencari Kebahagian dan kedamaian

“What is success? It is being able to go to bed each night with your soul at peace”
 

Saya penggemar berat kata-kata mutiara, jauuuh sejak zaman bersekolah dasar dulu. Saat itu, paling suka kalau disuruh mengisi buku notes teman, yang biasanya terdiri dari informasi tentang : Nama, Alamat, Hobi, dll, dan yang terakhir : Kata Mutiara. Belum ‘jamannya’ berbagi data tentang nomor telepon, alamat email, facebook, twitter, apalagi pin BB. Dan kala itu, kata-kata mutiara sangat terbatas, belum berkembang seperti sekarang. Jadi, paling saya dulu biasa menulis, 
“Kejarlah cita-citamu setinggi langit”, atau, “4x4=16, sempat tidak sempat, mohon dibalas”. Halah… *tutupmuka*