Seperti yang pernah dialami juga oleh banyak yang lainnya, saya sedang belajar menata hidup. Bukan karena hidup saya sangat berantakan, alhamdulillah bukan, tapi karena sadar bahwa sudah cukup banyak melenceng dari sejatinya tujuan hidup seorang makhluk Tuhan.
Tiap orang tentu punya tujuan hidupnya masing-masing, kalau saya, ingin menjalani hidup yang rasanya mirip-mirip dengan di keabadian nanti. Keabadian yang tenang dan damai, karena berada dalam buaian Sang Ilahi. Jadi menurut saya, tujuan hidup adalah menjalaninya dengan seikhlas mungkin, demi kembali dalam keadaan berserah dan diridhai.
Tapi, ikhlas adalah tahap terakhir dari setiap ikhtiar, setelah berdoa dan berusaha. Tahap yang paling rendah effort-nya tapi paling tinggi tingkat kesulitannya.
